Prestasi Atlet

Woodball Papua Sumbang Dua Medali Emas di PON XIX Jawa Barat

Administrator | Selasa, 09 Mei 2017 - 17:07:26 WIB | dibaca: 207 pembaca

Makassar, Jubi- Meski cabang Woodball hanya eksibisi di Pekan Olahraga Nasional(PON) XIX Jawa Barat tetapi berhasil menyabet dua medali emas, satu perak dan satu perunggu. Hasil ini membuat menempati urutan ke IV perolehan medali Cabang Olahraga Woodball.

"Saya harap atlet-atlet perahu medali ini harus dihargai oleh KONI Papua karena mereka sudah mengibarkan Bendera Papua di PON Jabar,"kata pelatih kepala Woodball Papua Daniel Womsiwor saat dihubungi Jubi melalui handphone, Senin(5/9/2016).

Dia menambahkan hasil ini bisa memberikan semangat bagi atlet-atlet Papua lainnya dalam ajang PON untuk merebut medali dalam cabang lainnya.

"Ini medali awal untuk Kontingen Papua dan saya harapkan hasil ini bisa memicu semangat atlet Papua untuk meraih 10 besar di laga PON Jawa Barat,"katanya.

Dikatakan medali emas pertama Papua diraih ganda campuran atas nama Franklin Kmur dan Orince Okbere, emas kedua diraih didapat kategori tim campuran atas nama Zakarias Womsiwor, Ricardo Mandowen,  Orince Lokbere dan Ibena Wenda.

"Sedangkan medali perak diraih oleh Bekti Santoso dan perunggu diraih Bartolomeus Sore,"kata Womsiwor.

Sebelumnya Bekti Santoso membuat kejutan karena mengalahkan Ahris Sumaryana juara dunia Woodball yang dikontrak Provinsi Banten.

Sementara itu Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Suwarni mengatakan prestasi di tingkat internasional dan kemudahan dalam pengembangan membuat olah raga woodball memiliki kesempatan besar untuk mulai dipertandingkan secara resmi di PON XX Papua 2020. "Namun, kepastiannya tetap kembali ke kesiapan Papua sebagai tuan rumah,"katanya sebagaimana dilansir Pikiran Rakyat Online.

Menurut Suwarno, pemilihan cabor yang akan dipertandingkan di PON harus melalui beberapa faktor pertimbangan. Faktor yang diutamakan tentunya adalah 29 cabor yang dipertandingkan di olimpiade.

"Setelah itu, baru kami merunut ke cabor yang dipertandingkan di ajang multieven regional mulai dari Asia sampai Asia Tenggara. Kalau kami punya kesempatan di situ, bisa saja kami pertandingkan cabornya di PON XX," tutur Suwarno.

Menurut Suwarno, ada 12 cabor ekshebisi yang dipertandingkan di PON XIX Jabar 2016. Dengan gelaran eksebisi saat ini, semua cabor memiliki hak untuk dipertandingkan di PON XX Papua.

Woodball, kata Suwarno, memiliki kans besar untuk menjadi cabor resmi yang dipertandingkan di Papua 2020. Soalnya timnas woodball Indonesia memiliki prestasi yang terbilang baik di kancah internasional.(*)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)