Liga Satu

Persipura harus kembali ke jalur kemenangan

george kaiba | Senin, 12 Juni 2017 - 09:38:12 WIB | dibaca: 181 pembaca

Jayapura, Jubi – Pascadua kekalahan beruntun atas PSM Makassar (1-5) dan Madura United (0-2) membuat posisi Persipura Jayapura saat ini menempati peringkat 6  klasemen sementara.

Boaz dan kolega baru mengumpulkan 16 poin. Terpaut 4 angka dari pimpinan klasemen PSM Makassar poin 20. Rangking kedua ada Madura United poin 19 dan Bhayangkara FC 18 poin, rangking tiga.

Peringkat 4 dan 5 masing-masing Persela Lamongan dan Bali United. Keduanya memiliki poin yang sama juga dengan Persipura. Tapi unggul selisih gol.

Mentan kapten Persipura Nando Fairyo mengatakan berpatokan dari statistik di atas, terlebih persiapan menghadapi Persela Lamongan, Rabu (14/6/2017), maka Mutiara Hitam harus kembali ke jalur kemenangan.

“Kemenangan mutlak untuk memperbaiki kepercayaan diri pemain dan penggemar setia Persipura,” kata Nando kepada Jubi, Minggu (11/6/2017).

Ia menyebut 3 partai di rumah sendiri, wajib sapu bersih, maka pencapaian poin dari 4 kemenangan dapat mendongkrak posisi Mutiara Hitam masuk papan atas klasemen sementara, pada putaran pertama.

Dengan poin 16 saat ini maka pencapaian 30 poin pada setengah kompetisi adalah cukup signifikan dalam menjaga tren Persipura. Dengan 5 kemenangan lagi, maka target itu bisa terpenuhi.

Ia menegaskan tim harus bekerja keras lagi mencapai 40 poin di putaran kedua, maka pada akhir kompetisi nanti poin Mutiara Hitam adalah 70. Itu berarti barada di jalur juara.

"70 poin di akhir musim, maka cukup untuk mengunci gelar juara Liga Go-Jek Traveloka Liga 1," kata Nando menganalisis.

Terkait situasi terkini tim kebanggaan masyakat Papua ini. Nando menegaskan bahwa setiap pemain maupun pelatih yang bergabung ke Persipura, harus mampu menampilkan kualitas sebagai bintang.

"Karena Persipura adalah kumpulan para bintang-bintang, yang mampu menggetarkan jagad sepak bola Indonesia," katanya.

Persipura terkenal dengan permainan ciri khas menyerang sepanjang 90 menit, tanpa mengenal kata lelah.

"Model permainan seperti ini yang diidamkan pecinta sepak bola Indonesia," ujarnya.

Secara terpisah Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan Persipura saat melawan PSM Makassar dengan skor telak 1-5. Lalu kekalahan atas Madura United (0-2).

Dua kekalahan itu berujung pelatih kepala Liestiadi LO mengundurkan diri dan nahkoda kepelatihan sementara dipegang Mettuzalah Dwaramuri.

"Setelah terjadi pembenahan, semoga ke depan Persipura akan kembali tampil maksimal," kata Tommy Mano, pada acara buka puasa bersama wartawan di Hotel Fave, Minggu (11/6/2017). (*)Andreas Weleurat

andreasweleurat@gmail.com
Editor : Jean Bisay










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)